Selamat malam keluarga Indonesia
Berbahagia sekali hari ini menyaksikan anak-anak yang hebat presentasi di hadapan orang tua yang sabar dan penuh kasih.
Deli (7) tahun mengawali presentasi perdana CACT warga belajar SAnDi KerLiP.
Dengan gaya khas anak yang penuh percaya diri, ananda Deli mempresentasikan CACT berjudul lambung. Bahan presentasi disajikan dengan menggunakan power point yang menarik. Pengetahuan Deli tentang lambung selengkapnya segera bisa dilihat di www.rakadeli.blogspot.com. Jawaban spontan ananda Deli ketika ditanyakan proses pembuatan animation yang menarik pada power pointnya membuktikan kehebatan Deli dalam menggunakan power point sebagai sarana untuk presentasi. Lebih luar biasa lagi ketika ditanyakan tentang sesuatu yang asing dari orangtua Fathia, dengan tangkas Deli mengatakan bahwa CACT nya baru sampai digestive system. Anak yang hebat! Dia sendiri yang memutuskan untuk presentasi di depan para orangtua padahal anak-anak setara SD lainnya belum bersedia untuk melakukan hal ini.
Presentasi kedua dari M.Zakky Anwar (12 th 10 bln)
Gaya Zakky yang kalem dan agak canggung ternyata tidak mengurangi kehebatannya dalam memaparkan hasil Coba Yukk! berjudul tegangan permukaan. Zakky dengan lugas menyampaikan bahwa dia sepakat dengan ibunya ketika memutuskan untuk melakukan CACT dari Coba yukk!! untuk memulai pembelajaran bervisi SETS (Sains Environmental Technology and Society. Zakky melakukan coba yukk bersama Icha (6 tahun). Tanpa malu-malu dia menyampaikan meniru langkah Allisa yang berhasil lebih dulu saat mencoba rangkaian coba yukk!! tersebut. Zakky menggunakan format power point dari Encarta 2008 dan buku Halliday Resnick sebagai rujukan. Zakky terlihat pucat dan mengaku pusing sehingga menjawab pertanyaan sambil duduk. Nampaknya Zakky cukup tegang ya. Alhamdulillah Zakky berhasil presentasi sampai selesai bahkan ditambah dengan cerita tentang Katana, pedang samurai yang baru diteliti melalui internet.
Berikutnya adalah presentasi kelompok yang memilih kulit sebagai judulnya. Zaki (11 tahun) memperkenalkan diri dan teman-teman sekelompoknya. Ada Santi, Rini dan Fathia. Anak-anak yang hebat ini memulai presentasi dengan menunjukkan gambar kulit dari Encarta 2008. Zakky membacakan bagian-bagian kulit kemudian disusul tentang warna kulit, penyakit kulit dan pertanyaan-pertanyaan dari para orangtua. Saat menjawab kulit hewan lebih tipis dari kulit manusia, Zaki sepakat untuk membuat CACT lanjutan dengan perbandingan kulit hewan dengan manusia. Sedangkan Rini dan Santi sepakat untuk melakukan kajian budaya yang membuat pemutih digemari banyak perempuan di Asia khususnya Indonesia padahal menurut Rini kulit yang lebih gelap memiliki hormon yang lebih kuat daya tahannya terhadap sinar UV. Santi menjelaskan tentang sinar UV. Katanya pk 11-15 adalah saat yang tidak tepat untuk berjemur karena sinar UV yang terpancar pada sinar matahari paling kuat pada jam-jam tersebut. Fathia juga terlihat berminat untuk melakukan CACT tentang warna kulit. Anak-anak memang hebat ya. Rasa ingin tahu yang muncul adalah saat yang tepat untuk merekonstruksi pengetahuan baru yang lebih mendalam.
Presentasi terakhir dari kelompok yang memilih otak. Rupanya mereka menggabungkan seluruh hasil CACT yang dilakukan masing-masing anggota kelompok sehingga ada lebih dari 30 slide yang mereka paparkan secara bergantian dan saling melengkapi. Raka dengan gayanya yang khas dan penuh canda memulai presentasi tentang otak dan bagian-bagian otak manusia. Aiga dan Khansa memaparkan tentang kriogenika, stroke, lupa dan pengaruh otak pada kualitas tidur manusia. Aiga sempat menyela Raka saat disampaikan tentang otak sebagai penentu mati tidaknya seseorang. Menurut Aida, secara hukum, jantung yang berhenti bergerak adalah pertanda mati nya seseorang. Definisi mati ini penting untuk melihat legal tidaknya praktek kriogenika yang sudah dilakukan lebih dari 1000 orang dengan biaya $50,000-150,000/orang.
Paparan selengkapnya nanti dapat dilihat di www.backtohomeschooling.org
Arkan menjelaskan tentang otak kiri dan otak kanan dan Arie rupanya menjadi penutup presentasi ini dengan menunjukkan 10 misteri otak yang belum terpecahkan.
Anak-anak hebat ini mengaku kelelahan dengan banyaknya slide yang mereka paparkan. Mereka juga mengakui bahwa para pendengar juga terlihat kelelahan. Pernyataan ini memicu diskusi yang cukup hangat diantara orangtua. Diskusi panjang coba ditengahi oleh Ibu Lovely dengan komitmen KerLiP yang mengharamkan memberitahu apapun kepada anak. Orangtua yang bermitra dengan KerLiP diminta untuk menjadi teman belajar anak.
Diskusi ini menjadi pembuka excellent parenting yang difasilitasi Ibu Lovely dan Ibu Meutia.Orangtua diminta untuk mempelajari panduan dalam CD yang sudah diberikan. Orangtua juga diminta untuk memberikan penilaian presentasi anak masing-masing dan mengumpulkan hasilnya untuk laporan perkembangan anak-anak setiap 3 bulan. Ibu dan bapak sepakat untuk menggunakan sms setiap hari untuk memberitahukan kebaikan anak pada hari ini.
Senin, 18 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar